JENJANG: SMA
KELAS: X
WAKTU: 2 x 45
BIDANG STUDI: AGAMA KATOLIK
STANDAR KOMPETENSI:
Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik
KOMPETENSI DASAR:
Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, cita-cita dan panggilan hidupnya sehingga menerima diri apa adanya
INDIKATOR
Mengenal diri sebagai pribadi yang unik
Bersyukur atas karya Allah dalam dirinya
I. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk melihat segala sesuatu dalam dirinya secara positif
II. Materi Ajar
Saya Pribadi yang Unik
III. Metode Pembelajaran
1. Sharing + evaluasi diri
IV. Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan awal (10 Menit)
Siswa diajak untuk mengawali kegiatan dengan mempersiapkan diri dalam doa agar semua aktivitas yang akan dilakukan dapat memetik maknanya
b. Kegiatan Inti (70)
- Semua siswa diajak untuk saling memberi penilaian terhadap teman terutama segi-segi positif
- Guru menjelaskan pentingnya kesadaran akan keunikan diri sebagai manusia
c. Kegiatan akhir
- Siswa diajak untuk membuat refleksi diri serta niat-niat yang akan dilakukan dalam kehidupannya bersama dengan orang lain
- Siswa membuat doa syukur.
REFLEKSI PEMBELAJARAN
Setiap orang adalah pribadi yang unik, tiada duanya. Meskipun banyak orang memiliki nama yang sama namun setiap orang tetap berbeda satu dengan yang lain. Ciri fisik, sifat-sifat, cara berpikir dan pengalaman-pengalaman keberhasilan dan kegagalan membentuk keunikan setiap pribadi selain latar belakang keluarga yang sangat mempengaruhinya.
Sumber sejati keunikan pribadi manusia adalah Allah sendiri yang telah menciptakan manusia secara khusus, pribadi demi pribadi, secara ajaib (Mazmur 139)
Mari kita renungkan kata-kata Marhum Douglas Molloch
Kalau anda tidak dapat menjadi batang beringin di atas bukit
jadilah belukar di lembah- Tapi jadilah belukar kecil yang terbaik di tepi anak sungai
Jadilah semak belukar, kalau anda tidak dapat menjadi pohon
Kalau anda tidak dapat menjadi semak belukar, jadilah segumpal rumput
dan perindahpemandangan sepanjang jalan
Kalau anda tidak dapat menjadi rumput kesturi, Jadilah saja rumput jalar tapi rumput jalar yang indah di tepi danau
Tak semua menjadi kapten- harus ada anak kapalnya. Inilah adat dunia fana
Ada tugas besar dan ada pula tugas kecil
dan tugas kita menggali yang ada pada diri sendiri
Kalau anda tidak menjadi jalan raya-Jadilah jalan kecil
kalau anda tak dapat menjadi matahari, jadilah bintang
Bukan besarnya yang mengukur anda mujur atau malang
Jadilah anda-anda sebaik-baik anda sendiri
Jangan meniru, bersyukurlah atas apa yang ada pada anda
Dan galilah bakat dan kepribadian anda
Jadilah diri anda sendiri....Be yourself
KELAS: X
WAKTU: 2 x 45
BIDANG STUDI: AGAMA KATOLIK
STANDAR KOMPETENSI:
Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik
KOMPETENSI DASAR:
Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, cita-cita dan panggilan hidupnya sehingga menerima diri apa adanya
INDIKATOR
Mengenal diri sebagai pribadi yang unik
Bersyukur atas karya Allah dalam dirinya
I. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu untuk melihat segala sesuatu dalam dirinya secara positif
II. Materi Ajar
Saya Pribadi yang Unik
III. Metode Pembelajaran
1. Sharing + evaluasi diri
IV. Langkah Pembelajaran
a. Kegiatan awal (10 Menit)
Siswa diajak untuk mengawali kegiatan dengan mempersiapkan diri dalam doa agar semua aktivitas yang akan dilakukan dapat memetik maknanya
b. Kegiatan Inti (70)
- Semua siswa diajak untuk saling memberi penilaian terhadap teman terutama segi-segi positif
- Guru menjelaskan pentingnya kesadaran akan keunikan diri sebagai manusia
c. Kegiatan akhir
- Siswa diajak untuk membuat refleksi diri serta niat-niat yang akan dilakukan dalam kehidupannya bersama dengan orang lain
- Siswa membuat doa syukur.
REFLEKSI PEMBELAJARAN
Setiap orang adalah pribadi yang unik, tiada duanya. Meskipun banyak orang memiliki nama yang sama namun setiap orang tetap berbeda satu dengan yang lain. Ciri fisik, sifat-sifat, cara berpikir dan pengalaman-pengalaman keberhasilan dan kegagalan membentuk keunikan setiap pribadi selain latar belakang keluarga yang sangat mempengaruhinya.
Sumber sejati keunikan pribadi manusia adalah Allah sendiri yang telah menciptakan manusia secara khusus, pribadi demi pribadi, secara ajaib (Mazmur 139)
Mari kita renungkan kata-kata Marhum Douglas Molloch
Kalau anda tidak dapat menjadi batang beringin di atas bukit
jadilah belukar di lembah- Tapi jadilah belukar kecil yang terbaik di tepi anak sungai
Jadilah semak belukar, kalau anda tidak dapat menjadi pohon
Kalau anda tidak dapat menjadi semak belukar, jadilah segumpal rumput
dan perindahpemandangan sepanjang jalan
Kalau anda tidak dapat menjadi rumput kesturi, Jadilah saja rumput jalar tapi rumput jalar yang indah di tepi danau
Tak semua menjadi kapten- harus ada anak kapalnya. Inilah adat dunia fana
Ada tugas besar dan ada pula tugas kecil
dan tugas kita menggali yang ada pada diri sendiri
Kalau anda tidak menjadi jalan raya-Jadilah jalan kecil
kalau anda tak dapat menjadi matahari, jadilah bintang
Bukan besarnya yang mengukur anda mujur atau malang
Jadilah anda-anda sebaik-baik anda sendiri
Jangan meniru, bersyukurlah atas apa yang ada pada anda
Dan galilah bakat dan kepribadian anda
Jadilah diri anda sendiri....Be yourself
Tidak ada komentar:
Posting Komentar